Sabtu, 20 Februari 2010

Catatan Penting buat Touring

Jangan ngaku biker sejati kalo ngga pernah touring. Touring bisa dikatakan sebagai bagian dari dunia per-biker-an. Bahkan touring juga bisa dianggap sebagai filosofi permotoran karena touring berhasil mengawinkan performa motor untuk perjalanan jarak jauh dengan kenyamanan dan keamanan bagi si pengendara. Karena itu diciptakan motor touring, helm touring dan perangkat khusus touring lainnya.


Touring biasanya dilakukan berkelompok, tapi mau sendirian juga ngga dilarang kok selama punya persiapan cukup. Kalo touring sendirian, kita bebas menentukan kapan mau berhenti, nginep di mana dan sebagainya. Selain itu, jarak tempuh biasanya lebih panjang karena kita bisa memacu kendaraan dengan lebih cepat dibanding touring berkelompok.

Jika touring berkelompok, maka kecepatan kendaraan akan disesuaikan dengan anggota kelompok lainnya. Hal ini untuk menghindari terpecahnya kelompok karena ada anggota yang tercecer dan juga demi faktor keamanan di jalan. Biasanya kelompok dipimpin seorang leader dan juga tim sweeper. Leader berfungsi sebagai kapten kelompok yang kasih aba-aba kapan berhenti untuk istirahat, hati-hati dengan keadaan jalan dan sebagainya. Sedangkan tim sweeper biasanya buat memastikan kelompok tetap utuh tanpa cela.



Pada touring berkelompok, komunikasi sangat penting. Biasanya komunikasi terjadi lewat isyarat tangan sang kapten. Tapi berhubung jaman makin canggih, sekarang banyak helm-helm yang bisa dipasangi alat komunikasi kayak interkom atau bluetooth, yang berfungsi membantu komunikasi lebih lancar. Kekuatan komunikasi dan kejelian leader dalam menganalisa keadaan jalan sangat dibutuhkan dalam touring kelompok.

Bagian paling penting sebelum melakukan touring adalah perencanaan. Misalnya mengetahui kondisi medan yang akan dilalui, jarak dan waktu tempuh per hari, serta break time untuk isi bensin dan isi perut. Tipe jalan, tingkat kemacetan, kondisi jalan (rusak atau berlubang) dan keadaan cuaca akan berpengaruh pada jarak tempuh sehari.

Yang mesti diingat lagi sebelum melakukan touring adalah pastikan fisik HelmaniaX dan motor andalan dalam kondisi yang prima. Soalnya perjalanan jauh membutuhkan stamina tinggi. Kehilangan konsentrasi atau kecapean di jalan bisa memicu terjadinya kecelakaan. Tapi biarpun badan pegal-pegal karena kelamaan mengendarai motor, satu hal yang penting diingat…tetap safety riding, Bro!

PERHATIAN AGAR DITERAPKAN DALAM TOURING





















1. Dalam Touring yang diperhatikan adalah Keselamatan Berkendara, Keselamatan Group sehingga sebelum touring dicheck dahulu kendaraan anda (tekanan ban, lampu, oli, kencangkan baut, dan check mesin), perlengkapan touring (helm, jacket, sarung tangan, mantel hujan, sepatu), dan group diwajibkan mematuhi semua peraturan lalu lintas yang berlaku.

2. LEADER (pemimpin touring/ paling depan) sehingga group dilarang untuk mendahului leader, dan signal tangan yang di berikan leader agar diteruskan ke belakang sehingga semua group mengetahui situasi didepannya. SWEEP RAIDER (memantau group/ paling belakang) fungsinya memantau dan menjaga group agar tetap dalam kesatuan dan keselamatan,sehingga apabila ada anggota group yang merasa group terlalu cepat, atau kendarannya dalam masalah agar memberitahu sweep raider. Sweep raider dapat mendahului group untuk memberitahukan leader mengenai situasi group ataupun memerintahkan group agar berkendara 1 baris untuk memberi jalan pengendara lain.

3. Touring dalam 1 Baris : berkendara 1 baris sejajar, ketika dalam perjalanan dengan kecepatan yang cukup tinggi, banyak belokan, banyak lubang, jalan sempit. Touring dalam 2 Baris : berkendara 2 baris secara zig-zag, sehingga tidak akan berbenturan apabila menghidari lubang tiba-tiba, dimungkinkan apabila jalan yang dilalui mulus dan lebar. Touring dalam 2 Baris Dalam Kota : berkendara 2 baris berdampingan, apabila memungkinkan di jalanan kota yang lebar, group bisa berdampingan dalam kecepatan pelan (Show) Jarak antar motor dengan didepannya sekitar 2 detik kecepatan atau lebih kurang 5 m

4. Parkir secepatnya dengan rapi dan dalam urutan, ketika sampai ditujuan leader mengambil tempat di ujung terjauh diikuti motor dibelakangnya parkir disebelahnya, tunggu group parkir semua baru turun dari motor. Berangkat, hidupkan mesin setelah ada aba-aba dari leader dan bergerak dalam urutan dimulai dari leader dan motor disebelahnya. Kekompakan kita mencerminkan kesolidan dan ciri Mr.Big

5. Ingat kita menggunakan jalan dengan pengendara lainnya, jangan menguasai jalan, berilah kesempatan kendaraan lain untuk mendahului, patuhi peraturan lalu lintas dan hindari ugal-ugalan di jalan raya.

6. Diharapkan kepada seluruh anggota untuk mempelajari dan menerapkan etika dalam bertouring agar dapat menjadi leader / sweep leader secara bergantian.


Semoga Bermanfaat...


Jumat, 19 Februari 2010

ntuk diliat








Jumat, 12 Februari 2010

Sejarah Lambretta


Ferdinando Innocenti was an industrialist who's background was steel production. Ferdinando Innocenti adalah seorang industrialis dari latar belakang yang telah produksi baja. Specialising in the manufacture of steel tubing. Khusus dalam pembuatan sistem pipa-pipa baja. During the second world war – his factories produced among other things bomb casings, bullet shells, aircraft and tank parts, gun barrels. Both factories were destroyed by allied bombing towards the end of the war. Selama perang dunia kedua - nya pabrik yang diproduksi antara lain casings bom, peluru kerang, pesawat terbang dan tangki bagian, gun barel. Kedua pabrik hancur oleh bersekutu bom di akhir perang.
After the war Ferdinando separated his businesses into 3 sections. Setelah perang Ferdinando dipisahkan usaha itu menjadi 3 bagian. Metal production, Heavy machinery production and Vehicle production. Produksi metal, Heavy mesin produksi dan kendaraan produksi.
He had a very similar vision to Piaggio with his scooter idea. Dia memiliki visi untuk sangat mirip dengan Piaggio scooter idea.
To produce a cheap, economical, reliable, simple form of transport for the Italian population. Produksi yang murah, ekonomis, reliable, sederhana bentuk transportasi bagi penduduk Italia.
Production started in 1947 with the model A lambretta. Produksi dimulai pada 1947 dengan model J lambretta.





The scooters developed with the help of a strong racing and land speed record division- and by the 1950s had the reputation of the more sporting scooter. Scooters yang dikembangkan dengan bantuan yang kuat dan tanah balap kecepatan merekam divisi-1950-an dan yang memiliki reputasi yang lebih olahraga scooter.

Many say that Innocenti was intent on bettering Piaggio with their vespa models which took the biggest share of the market. To be the Best lambretta engines got bigger,the scooters more complex, the bodywork more streamlined- the performance greater. Banyak yang mengatakan bahwa maksud Innocenti pada bettering Piaggio dengan model vespa yang mengambil porsi terbesar di pasar. Menjadi Jawaban lambretta punya mesin besar, scooters yang lebih kompleks, yang lebih efisien bodywork-kinerja besar.





















Lambrettas became synonymous with the MOD revolution of the early 1960s. Lambrettas menjadi identik dengan revolusi MOD dari awal 1960-an. After Ferdinandos death in 1966. Setelah Ferdinandos kematian pada tahun 1966. Lambretta started its quick demise. Innocenti as a company were investing heavily in car production and the building of production lines for various companies. Lambretta memulai cepat warisan. Innocenti sebagai perusahaan investasi yang sangat dalam produksi mobil dan bangunan lini produksi untuk berbagai perusahaan.

Other areas of the Innocenti group were expanding rapidly and it appears the Lambretta got more or less forgotten about. Daerah lain yang Innocenti grup berkembang pesat dan telah muncul di Lambretta mendapat kurang lebih tentang lupa. Within a few years all tooling was sold to an Indian company ScooterIndia who continued to produce scooters for many years. Dalam beberapa tahun semua hiasan yg dibuat dgn alat telah dijual kepada sebuah perusahaan India yang terus ScooterIndia untuk memproduksi scooters selama bertahun-tahun.
To the true enthusiast though the Italian built scooters are the only ones to have- the history and romance of the vision, the time, the carefree generation of the early 60s are allencapsulated by Lambretta. Untuk yang benar antusias walaupun italian dibangun scooters adalah satu-satunya orang yang memiliki sejarah dan romance dari visi, waktu, yang riang generasi awal 60s adalah allencapsulated oleh Lambretta. A true classic and a useable piece of history! J benar klasik dan useable bagian dari sejarah!

SEJARAH MOTOR HONDA



Sejarah Honda nggak terlepas dari tangan seorang Soichiro Honda, sang pendiri. Soichiro Honda ini seorang pembalap (racer), juga seorang businessman… dan juga seorang manufaktur sejati…!!! Disamping semua itu… yang paling penting adalah Soichiro Honda itu adalah seorang pemimpi (dreamer)…!!! Dia memimpikan membuat piston ring yang lebih baik… mendirikan sebuah perusahaan kecil dan memproduksinya… !!! So.. lesson learned nya adalah.. kalau punya temen / anak yang pemimpi.. jangan dimarahin.. karena banyak orang hebat muncul.. dari seorang pemimpi…!!!
Perusahaan kecil di Hamamatsu (sebelum lahir Honda Motor Company red.)… berhasil membuat motor bikez.. di bulan Oktober 1946. Motornya ini menggunakan rangka sepeda… !!! Karena gasoline sangat langka waktu itu, makanya Honda mengembangkan motornya ini menggunakan turpentine (semacam minyak yang disuling dari pine tress… gampangnya bio BBM laagh red.). Namun karena mutunya nggak begitu bagus… itu motor kudu dipedal dulu baru bisa jalan.. !!! Di bulan November 1947, Seichiro Honda mengembangkan motor bikez berkekuatan 0.5HP yang disebut A-Type dan masih menggunakan turpentine… dan motor ini dikenal sebagai “Chimney”…!!!


Barulaagh pada tahun 1958 Seichiro Honda mendirikan pabrikan Honda bersama dengan Takeo Fujikawa yang sangat mendukung dari sisi finansial…!!! Bersama-sama mereka mendirikan emperium Honda… !!! Di tahun 1948 juga, Honda mengeluarkan motobikez dengan engine 90cc modifikasi dari type A, yang dikenal sebagai “B-Type”. Tahun 1949, Honda mengeluarkan motor “D-Type”. Oh ya neh motor bener-bener komplit sebuah motor… bukan hanya engine yang ditempelin ke rangka sepeda.. seperti sebelumnya… !!! Mr. Honda selalu mengikuti setiap step dalam proses pembuatan motor ini… dan makanya disebut D-Type.. karena Dreamnya mulai terwujud… !!! Dan milestone ini membuat Honda semakin memproduksi motor yang lebih baik dan semakin canggih… !!!


Setelah mengeluarkan D-Type,… selanjutnya Honda mengeluarkan engine 146cc, OHV, 4 stroke yang dikenal sebagai E-Type. Engine ini dapat mengeluarkan power 5.5HP dan dapat digeber sampai kecepatan 80 km/h… !!! Selanjutnya bikez dengan engine ini diproduksi, dan bisa mencapai 130 unit sehari… !!! Tahun 1952, Honda mengeluarkan motor “Cub” pertamanya dengan engine F-Type, 50cc, 2 stroke dan produksinya mencapai 6500 unit sebulan… atau hampir menguasai 70% market share motor di Jepang.. !!! Tahun 1953, Honda memproduksi motor 90cc, 4 stroke yang dikenal sebagai “Benly” atau yang berarti nyaman… !!! Motor ini mempunyai 3 speed gearbox, dan motor ini bisa laku terjual sebanyak 1000 unit sebulan.. !!!
Tahun 1954, Honda juga mengeluarkan scooter yaitu Juno. Juno ini diadaptasi dari Vespa yang sedang dibikin di Jepang… !!! Yaagh karena diadaptasi dari Vespa .. yagh bentuknya mirip banget… dengan Vespa.. !!! Tahun 1957, Honda mengeluarkan untuk pertama kalinya twin cylinder motorcycles, 250cc OHC, 4 stroke C70.. !!! C70 lumayan cukup canggih dimasanya… !!! Mulailah berbagai produk muncul .. seperti C71 dimana telah menerapkan electric starter pada engine 250cc… !!! Tahun 1959, Benly 125cc juga dikeluarkan dan sanggup digeber sampai 110 km/h.. !!! Dan era keemasan Honda muncul pada bulan Juni 1958, yaitu dengan dikeluarkannya C100 Super Cub… yang disebut-sebut the most successful motorcycles… !!!

Super Cub ini dikembangkan selama 3 tahun, agar murah dan gampang dikendarai oleh siapapun. Motor ini menggunakan 50cc, OHC, 4 stroke, centrifugal clutch dengan 3 transmisi kecepatan. Motor ini sangat mudah dikendarai,.. bahkan bagi pemula sekalipun. Bentuk ini yang dikenal sebagai bebek sekarang… menjadi populer pada zamannya. Wanita pun mudah mengendarainya.. soalnya nggak perlu terhambat oleh bentuk konvensional motor yang ada tanki bensin etc… !!! Motor ini kemudian muncul berbagai versi… ada yang 50cc, 70cc dan 90cc… !!! Tahun 1959, Honda mulai mengekspor dan memasuki pasar Amerika Serikat… !!! Dan terkait dengan motor ini… pada akhir Desember 2005, motor ini sudah diproduksi sebanyak 50 juta unit…!!! Bentuknya beda-beda tipis namun engine nya.. mirip banget.. !!! Dan jumlah tersebut adalah jumlah yang sangat fantastis untuk sebuah motor… !!!

Minggu, 07 Februari 2010

Gerakan Pro SBY Dekati Pecinta Vespa



Jakarta - Berbagai langkah dilakukan untuk menggaet pemilih dalam Pilpres mendatang. Gerakan Pro SBY (GPS) mencoba mendekati pecinta vespa untuk mendukung jagoannya.

"Kita mencari dukungan sejumlah kelompok muda, swing voter dan golput, " kata Sekjen GPS Turino Yulianto kepada detikcom, Sabtu (6/6/2009).

Rencananya GPS akan mengadakan acara dengan ribuan pencinta vespa yang tergabung dalam Ikatan Vespa Indonesia. Mereka akan berkumpul di Pantai Anyer, Banten, 7 Juni 2009.

"Ini merupakan rangkaian kegiatan GPS yang dilakukan di Banten," katanya.

sumber: http://www.detiknews.com/read/2009/06/06/153707/1143678/700/gerakan-pro-sby-dekati-pecinta-vespa

Becak tercepat di dunia






Inilah becak tercepat di dunia!
Sepeda motor merek Birmingham Small Arm (BSA) adalah kendaraan perang pabrikan Inggris buatan tahun 1940 hingga 1960-an. Ukuran mesinnya bervariasi dari 150cc hingga 500cc. Namun yang paling banyak digunakan adalah yang 250cc dan 500cc. Nah tuh, kebayangkan kekuatan mesinnya?
Di Siantar(*), jumlahnya masih cukup banyak, sekitar seribu unit. Sebagian besar sudah dimodifikasi menjadi becak sehingga penampilannya gak sangar lagi. Hanya sebagian kecil yang dikoleksi para kolektor.

Secara umum, motor BSA masuk ke Indonesia pada masa peralihan tentara Jepang ke tentara Sekutu (Belanda-Inggris). BSA kemudian menyebar ke daerah-daerah jajahan Belanda, termasuk ke Siantar. Tapi tak banyak yang mengetahui jika masuknya motor BSA dalam jumlah besar ke Siantar justru bukan dibawa oleh tentara Belanda.

“BSA adalah sisa-sisa perang dunia kedua. Belanda yang membawanya ke sini. Tapi walau sebelumnya sudah ada motor BSA dalam jumlah kecil di Siantar, masyarakat Siantar sendiri yang berperan besar membawa BSA masuk ke kota berhawa sejuk ini,” kata Erizal Ginting, Ketua BSA Owners Motorcycle Siantar (BOM’S). Masa sih?

Ketika penjajah minggat dari Indonesia, motor-motor BSA kehilangan tuannya. Tak ada sparepart dan teknisi yang mumpuni di Indonesia. Nasib Motor BSA pun berakhir tragis. Ada yang ‘tergolek’ di gudang atau yang terdampar di jalanan. Motor BSA jadi barang rongsokan. Adalah Mbah Lanang (67 tahun), sesepuh BOM’S yang mengawali cerita ini semua.

Menurut Mbah Lanang, tahun 1958, ia dan rekan-rekannya berburu BSA hingga ke pulau Jawa: Surabaya dan Jakarta. Kedua provinsi ini adalah sarangnya motor BSA. Lalu motor BSA diangkut dengan "Almarhum" Kapal Tampomas II dalam jumlah besar. Kemudian sekitar tahun 1960-an, Mbah Lanang dan rekan-rekannya memodifikasi motor BSA untuk dibuat sebagai becak. Sejak itulah awalnya Kota Siantar dikenal sebagai ‘Kota berBecak BSA’.

“Saya mengetahui sejarah masuknya BSA ke Siantar. Mbah Lanang menjadi salah seorang saksi sejarah yang mendatangkan BSA ke Siantar ini,” ujar Erizal Ginting yang juga seorang budayawan Siantar.

Sejarah BSA di Kota Siantar pun dimulai. Ketiadaan sparepart dan teknisi mulai bisa dipecahkan agar nasib motor BSA tidak tragis seperti di Surabaya dan Jakarta. Dengan kerja keras, orang-orang Siantar menciptakan sendiri sparepart BSA yang tak mungkin didatangkan bahkan dari tempat kenderaan ini dibuat (Birmingham,Inggris). Orang-orang Siantar pun, terutama pemilik motor BSA, mulai belajar membedah mesin BSA















Mereka sudah bisa menciptakan sendiri onderdil untuk motor BSA. Ada beberapa pabrik-pabrik mini yang mampu memproduksi spare part motor BSA di Siantar. Mulai dari karburator, hingga pelek. Dengan sedikit kreatifitas, disulaplah karburator Kawasaki BINTER menjadi karburator BSA. Juga, jangan heran melihat pelek dan blok mesin motor tua ini kinclong bak motor keluaran tahun mutakhir. Becak BSA pun tetap tegar menjelajahi jalanan di Kota Siantar. Suaranya hingar-bingar, terkadang kalo lewat di depan rumah, siaran TV pun ikut bergetar. Brum..brum...duk..duk...duk...brum pletak... (kok pletak?) Iya, kadang knalpotnya mengeluarkan letupan seperti suara meriam bambu. terutama untuk mesin yang berukuran 500cc. Apalagi terkadang abang-abang becak ini suka iseng mengisi bahan bakar BSA nya dengan minyak tanah bukan bensin. Biar murah! kata mereka. Hehehe, ada-ada saja.

Karena suaranya ini pula, seorang rekan dari Medan menyebutnya HELICAK. "Suaranya kaya' Helicopter tapi kok ternyata becak", selorohnya.

Goyangan di kursi penumpangnya mantap karena dipasang per mobil di bawah gandengan. Sehingga, menjadi penumpang di becak ini seakan naik ayunan....geot...geot...naik turun, nyaman sekali.

Pada tahun 1980-an, ketika PSMS medan sedang jaya-jayanya di kompetisi Perserikatan PSSI, banyak supporter dari Siantar berduyun-duyun ke Stadion Teladan Medan naik Becak ini. Ini luar biasa, mengingat jarak Siantar-Medan adalah 128 km. Ayo, becak mana yang mampu menempuh jarak sejauh itu? Kalo becak di Jogja melakukannya, wah bisa gempor mengkayuhnya! Hehehehe....

Mungkin, becak Siantar merupakan becak tercepat didunia, bahkan mungkin tercanggih juga....500cc!! Bisa ikutan MotoGP gak ya? jadi pengen ngebayangin Valentino Rossi pake BSA!! Bisa senewen tujuh turunan dia! :)

sumberi:bataknews.wordpress.com

Norton Motorcycle

Norton is a British motorcycle marque, originally from Wolverhampton, founded in 1898 as a manufacturer of cycle chains. By 1902, they had begun manufacturing motorcycles with bought-in engines. In 1908, a Norton-built engine was added to the range. This began a long series of production of single and eventually twin-cylinder motorcycles. When major shareholders started to leave Norton in 1953, the company went bankrupt and Associated Motor Cycles bought the shares. In late 2008, Stuart Garner, a UK businessman, bought the rights to Norton and relaunched Norton in its Midlands home at Donington Park where it will develop the NRV588 racer, a machine styled after the Norton Commando, and a new range of Norton motorcycles, with options including 1200 cc Superbike, and 750 cc Supersport variants.

The original company was formed by James Lansdowne Norton (Known as Pa) in Wolverhampton in 1898. In 1902, Norton began building motorcycles with French and Swiss engines. In 1907, a Norton ridden by Rem Fowler won the twin-cylinder class in the first Isle of Man TT race, beginning a sporting tradition that went on until the 1960s. The Isle of Man Senior TT, the most prestigious of events, was won by Nortons ten times between the wars and then every year from 1947 to 1954. The first Norton engines were made in 1908, beginning a line of side-valve single cylinder engines which continued with few changes until the late 1950s.

In 1909 the first Norton logo appeared. It was designed by Ethel Norton, James Lansdowne Norton's daughter. She also did some testing of her father's motorcycles. In 1913 the business declined. R.T. Shelley & Co., the main creditors, intervened and saved it. Norton Motors Ltd was formed shortly afterwards under joint directorship of James Norton and Bob Shelley. J.L. Norton died in 1925 aged only 56, but he saw his motorcycles win the Senior and sidecar TTs in 1924.

Designed by Walter Moore, the Norton CS1 engine appeared in 1927, based closely on the ES2 (pushrod) engine and using many of its parts. On his departure to NSU in 1930, an entirely new OHC engine was designed by Arthur Carroll, which was the basis for all later OHC and DOHC Norton singles. (Moore's move to NSU prompted staff to claim that NSU stood for "Norton Spares Used") That decade spawned the Norton racing legend. Of the nine Isle of Man Senior TTs (500 cc) between 1931 and 1939 Norton won seven.

Until 1934, Norton bought Sturmey-Archer gearboxes and clutches. When Sturmey discontinued production Norton bought the design rights and had them made by Burman, a manufacturer of proprietary gearboxes.

Nortons also appealed to ordinary motorcyclists who enjoyed the reliability and performance offered by single-cylinder engines with separate gearboxes. The marque withdrew their teams from racing in 1938, but between 1937 and 1945 nearly a quarter (over 100,000) of all British military motorcycles were Nortons, basically the WD 16H (solo) and WD Big Four outfit with driven sidecar wheel.

1921 Norton 16 H (490 cc)


Norton International M30 500 cc OHC Racer 1937


Norton Big Four (1952 model)

1939 Norton ES2

1918 Indian Powerplus


Indian merupakan perusahaan terbesar pembuat motorcycle di Massachusetts pada masanya. Pabrik Indian didirikan pada tahun 1901 oleh George Hendee dan Oscar Hedstorm. Mereka itu mantan pembalap sepeda. Pada zamannya Indian pernah booming dengan angka penjualan 5000 motor di tahun 1909, dan bahkan mencapai 32000 motor pada tahun 1913.

Namun ditahun berikutnya.. Henry Ford ngeluarin mobil pertamanya… langsung motor Indian blenggsekkk… (lha wong substitute product kok..). Indian pernah menjuarai berbagai race.. bahkan ISle of Man TT pada tahun 1911. Dan motor yang terbaik yang dikeluarkan Indian pada masanya adalah Indian Powerplus, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 1916. Indian Powerplus dirancang oleh Charles Gustafson Sr.

sumber: http://triatmono.wordpress.com/

1936 Harley-Davidson Knucklehead


Penggemar Harley Davidson akan sepakat bahwa HD model 61E, nicknamed Knucklehead adalah termasuk greatest ever motorcycle (ranking 10). Dan kemunculannya pun dilakukan dengan penuh keberanian, disaat Amerika Serikat sedang dilanda depresi pada pertengahan tahun 1930-an.

Walau dalam keadaan depresi ekonomi, HD Knucklehead ini pada tahun pertama telah diproduksi dan terjual sebanyak 2000 unit. Dan design dan performance HD ini mengalahkan rival utama HD yaitu Indian untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.

sumber: http://triatmono.wordpress.com/
 

MOTOR PLUS CLUB (MPC) MEDAN Designed by Brekele Scooter